24 December 2010

Santai Rileks Tersenyum dan Tetap Ceria


Kebahagiaan adalah harapan dan tujuan dari setiap orang, namun sering kali terlihat banyak orang dalam hidupnya sering menunda dalam menikmati rasa bahagia ini. Setiap orang menyukai sarana, menyukai pencapaian-pencapaian untuk dapat bahagia. Ada orang yang berpendapat bahwa ia harus memiliki setumpuk uang di tangan ia baru bahagia, ada orang yang beranggapan setelah memiliki pasangan, atau buah hati ia baru bisa mengerti apa itu bahagia.

Namun dalam kenyataannya banyak orang yang telah menjadi kaya, merasa kurang bahagia ada saja kekurangan dan hal-hal yang membuat dia menderita. Mungkin kita terlalu larut dalam mengejar bayang-bayang. Hingga lupa bahwa kebahagiaan itu, sumbernya berada dari diri kita sendiri.

18 December 2010

Menjadi Trendsetter Menjadi Diri Sendiri

 “You have in you all and a thousand time more than is in all the books. Never lose faith in your self, you can do anything in this universe. Never weaken, all power is yours.”
Kau memiliki segalanya dan seribu kali lebih dari apa yang ada dalam buku-buku. Janganlah kehilangan rasa percaya diri, kau dapat melakukan apa saja di jagad raya ini. Janganlah melemah, semua kekuatan ada pada dirimu. (Vivekenanda)
Tidak ada sesuatu yang mesti ditambahkan, yang perlu dilakukan hanyalah mengungkapkan apa yang ada di dalam dirimu. Jadilah diri sendiri, jadilah berguna setidaknya bagi dirimu sendiri, jadilah lebih baik.

17 December 2010

Sebuah Renungan Tentang Diri

Di tulis sekedar sebagai olah eksplorasi diri.
Tidak ada kepastian dalam hidup, yang ada hanyalah ketidakpastian yang sedang melukiskan dirinya. Obyek yang terlihat dan subyek yang melihat, keduanya sedang mengarah kearah keketidakpastian. Harapan dan kenyataan sering bertolak belakang, walau sesekali keduanya tampak beriringan. Mereka sedang bertikai memperebutkan identitas. Sebuah peperangan dan pergulatan bathin yang selalu terjadi sepanjang waktu yang tidak mungkin di menangkan. Maka menjadi seorang pelaku yang terlalu berharap banyak kepada hasil bukanlah sebuah ide yang tepat. Hal itu justru semakin menjauhkan diri dari alur realita yang sebenarnya. Dari kebenaran yang sesungguhnya yang tersirat.

12 December 2010

Berbeda Nada dalam Lagu Yang Sama

Ketika kita mengalami keterpisahan dengan alam, kita akan menjadi kaku dan keras. Kita telah keluar jalur, keluar dari garis pembatas kehidupan. Pertumbuhan itulah sifat alam, ia bisa di maknai sebagai perubahan, tergantung dari sudut mana kita memandang. Namun sesungguhnya dalam tataran yang lebih mendalam segala sesuatu itu sedang tumbuh, sedang bergetar, bergerak. Alam sedang bereksi untuk tumbuh dan berkembang. Namun pertumbuhan itu sendiri tidak bisa keluar dari jalur dan sifat ke’alami’annya. Semuanya sedang bertumbuh, bergetar dalam nada-nada.

10 December 2010

Berkarya dalam Persembahan



Dalam setiap saat kita selalu dibentangkan pada pilihan-pilihan dan tindakan, ada tindakan yang baik dilakukan maupun kurang baik dilakukan, dalam tindakan yang baik di lakukan pun masih terdapat lagi pilihan. Yaitu pilihan pada tindakan yang memberi rasa nyaman, baik rasa nyaman sesaat maupun rasa nyaman dua saat, dan pilihan terhadap tindakan yang memuliakan bagi jiwa, bagi peningkatan kesadaran di dalam diri.

28 October 2010

Membakar Semua Masalah


Setiap saat pikiran-pikiran mendapat simpul-simpul informasi, informasi yang terus mengalir tanpa henti sepanjang hari. Melalui mata, melalui telinga, hidung, lidah dan berbagai indera perasa lainnya pikiran kita terhubung dengan dunia luar. Setiap aktivitas panca indera terus beraktivitas menyajikan informasi. Mereka tanpa henti terus membombardir pikiran. Tak ayal interaksi keduanya melahirkan berbagai anak pikiran yang berupa keinginan-keinginan.

22 October 2010

Menjadi Bagian dari Perubahan Tanpa kekerasan



Perubahan mesti dimulai dari diri sendiri. Jangan mengharapkan perubahan dari dunia luar. Jangan menunda perubahan diri hingga dunia berbeda. Coba perhatikan, dunia ini senantiasa berubah. Kalau kita tidak ikut berubah, kita menciptakan konflik antara diri kita dan dunia ini.

21 October 2010

Menggapai Jiwa Yang Cair



Kelembutan dan hati yang cair adalah salah satu hasil dari olah spiritual, sesuatu yang cair dan lembut akan mampu meresap kedalam pori-pori, ia akan menyusup diantara sela-sela dan sudut-sudut yang sulit terjangkau. Ia seperti air yang lembut dan sejuk yang memberikan banyak kenyamanan dan kesegaran, menghilangkan rasa dahaga, ia juga berguna dalam membersihkan setiap kotoran dan melarutkannya. 

Belajar Kebijaksanaan


Sepanjang usia, sepanjang umur, sepanjang hidup sepanjang jalan kenangan yang tersisa menorehkan selaksa pelajaran, segudang pengalaman yang mesti ditelaah lebih dalam. Dalam rentang waktu yang berjalan adakah kita telah merasa berdamai dengan diri sendiri. Ataukah justru hidup terlalu sibuk memacu konflik bathin yang tidak berkesudahan.

19 October 2010

Membersihkan Ruang Bathin


Dalam salah satu surat cinta Guru dituliskan Ia yang mengetahui sifat kebinatangan dalam diri orang lain adalah kebinatangan didalam diri, ia yang melihat kebuddhaan dalam diri orang lain adalah Buddha didalam diri. Setiap kita menunjukkan jari telunjuk kita kearah seseorang, maka keempat jari yang lain akan menunjuk kearah kita. Inilah kebenaran yang nyata.

18 October 2010

Secercah Pelita yang Bersemayam Dalam Hati


Bagaikan berjalan di kegelapan malam yang pekat. Setiap ayunan langkah kakiku kerap terbentur bebatuan terjal , aral yang menghadang. Dan luka-luka yang tergores dari duri-duri masa lalu masih terasa nyeri dan perih. Namun langkah-langkah kaki itu tak mau terhenti, ia kian kemari berputar-putar tak tahu arah.

20 August 2010

Renungan Kedua Dari Lima Belas Pandangan Hidup Vivekananda




Sepasang suami istri setengah baya melanjutkan pembicaraan tentang 15 pandangan hidup dari Swami Vivekananda. Mereka membicarakan tentang pandangan hidup kedua. Sebagai referensi mereka menggunakan buku-buku Bapak Anand Krishna.......

17 August 2010

Ekspansi Roh Ekspansi Pikiran Ekspansi Kesadaran


Renungan diri, ditulis sebagai ekspresi kontemplasi.

Setiap pengalaman hidup adalah sebuah rentetan peristiwa yang menakjubkan, walaupun sebuah kejadian sepele sekalipun. Setiap langkah yang terjadi dalam waktu adalah proyeksi illahiyah yang mewujud. Rangkaian kehidupan seseorang dalam satu masa kehidupan adalah sebuah episode dari serial drama kehidupan yang abadi.

14 August 2010

Lagu Mahamudra



Catatan ini diambil dari Buku Tantra Yoga karya Bapak Anand Krishna, Terbitan PT. Gramedia Pustaka Utama,Tahun 2002.

Ditulis sebagai sarana meniti ke dalam diri.

12 August 2010

Menutup lubang Jangkrik



Di tulis sebagai olah kontemplasi diri.
“Melihat tumpukan jerami, lihatlah dengan jelas.”

Pagi yang cerah membawa membawa sekuntum keindahan, sesaat dalam kelegaan, sepanjang siang dalam gegap gempita. Namun ketika senja mulai turun kegelapan pun menyelimuti hati yang gundah, pikiran yang resah, tidurpun menjadi susah.

11 August 2010

Renungan Pilihan antara Keduniawian dan Keilahian dalam Kisah Kresnayana pada relief Candi Penataran


Oleh : Triwidodo Djokorahardjo.

Sepasang suami istri setengah baya sedang mendiskusikan buku-buku karya Bapak Anand Krishna. Saat membaca Kisah Kresnayana yang terdapat pada relief Candi Penataran mereka mencoba memandang dengan kacamata berbeda. Buku-buku, “Atma Bodha Menggapai Kebenaran Sejati Kesadaran Murni dan Kebahagiaan Kekal” dan “Isa Hidup dan Ajaran Sang Masiha” karya Bapak Anand Krishna dijadikan kacamata bagi mereka.

08 August 2010

Melampaui Pengalaman Melihat Kesejatian



Di tulis sekedar sebagai olah kontemplasi diri.

Para suci mengatakan bahwa orang-orang yang telah mencapai Pencerahan berada jauh dari kekotoran bathin. Ini tidak berarti bahwa mereka membebaskan diri dari kekotoran jiwa, sama sekali tidak demikian, ibarat daun teratai yang berada di dalam kolam. Daun muncul dari dalam air, keduanya saling berdekatan dan berhubungan, namun daun yang tumbuh tidak menjadi basah dan kotor. Air dan lumpur bisa di ibaratkan sebagai kekotoran bathin, dan daun sebagai kesadaran yang tumbuh dalam pencerahan.

05 August 2010

Dibawah Asuhan Rembulan



Oleh : Sigit Suryono
Tengadah di kaki langit, memandang awan-gumawan yang berarak. Seekor camar meliuk menukik menyusuri pusaran angin. Merentangkan sayap kecilnya, lepas bebas meluncur menderu, menjelajahi setiap ujung pandang. sebuah keleluasan murni alami selaras lembut menyusuri ketinggian, memandang segala keindahan, sebuah bentangan cakrawala luas tak berbatas.

04 August 2010

Suara Hati Kemana Engkau Pergi?



“Keramaian dunia” adalah proyeksi dari pikiran kita. Pikiran kita kacau dan kita melihat kekacauan dimana-mana. Bebas dari keramaian dunia, berarti bebas dari keramaian pikiran. Dan, untuk itu kita tidak perlu meninggalkan sesuatu. Bebas dari keramaian dunia, berarti bebas dari keramaian pikiran. Tanpa meninggalkan dunia, kita bisa terbebaskan dari keramaian dunia. Tidak perlu ke hutan. Di tengah keramaian mall pun kita bisa menyadari kehadiran-Nya.....
(Triwidodo Djokoraharjo)

01 August 2010

Menyederhanakan dan Merayakan Hidup


Oleh ; Sigit Suryono
Aku mulai meyakini bahwa menjadikan diri layak untuk cinta adalah realitas puncak dari keberadaan diri hadir ke panggung dunia ini. Ketika suatu saat aku berdiri di tengah-tengah kehidupan dan memandang setiap kejadian di sekeliling, aku mulai menangkap sinyal-sinyal.

>>>

-



-